Belajar Dan Mengajar
TUGAS
MANAJEMEN
KELAS DI SD
TENTANG
BELAJAR
DAN MENGAJAR

OLEH:
MELLANI
OKTAVIA
1620192
DOSEN
PENGAMPU: YESSI RIFMASARI, M.Pd
PENDIDIKAN
GURU SEKOLAH DASAR (PGSD)
SEKOLAH
TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (STKIP)
ADZKIA
PADANG
2019
BELAJAR
DAN MENGAJAR
A.
Pengertian
belajar dan belajar.
Belajar adalah sebagai proses perubahan perilaku,
akibat interaksi induvidu dengan lingkungan. Perubahan perilaku dalam proses
belajar adalah akibat dari interaksi dengan lingkungan. Interaksi ini biasanya berlangsung
secara sengaja. Kesengajaan itu sendiri tercermin dari adanya faktorfaktor
berikut:
a. Kesiapan
(readiness) yaitu kapasiti baik fisik maupun mental untuk melakukan sesuatu.
b. Motivasi
yaitu dorongan dari dalam diri sendiri untuk melakukan sesuatu.
c. Tujuan
yang ingin dicapai.
Mengajar merupakan suatu proses yang
kompleks. Mengajar adalah segala upaya yang disengaja dalam rangka memberi
kemungkinan bagi siswa untuk terjadinya proses belajar sesuai dengan tujuan
yang dirumuskan.
Dalam prosesnya aktivitas yang menonjol
dalam pengajaran ada pada siswa. Namun demikian bukanlah berarti peran guru
tersisihan, melainkan diubah. Guru berperan bukan sebagai penyampai informasi,
tetapi bertindak sebagai director dan facilitator of learning pengarah dan
pemberi fasilitas untuk terjadinya proses belajar.
B.
Prinsip
belajar dan mengajar
a. Prinsip
umum tentang belajar.
1. Proses
belajar adalah kompleks namun terorganisasi.
2. Motivasi
penting dalam belajar.
3. Belajar
berlangsung dari yang sederhana meningkat kepada yang kompleks.
4. Belajar
melibatkan proses perbedaan dan penggeneralisasian berbagai proses.
Prinsip
prinsip belajar:
1. Untuk
dapat belajar dengan baik, siswa membutuhkan suasana yang wajar, tanpa tekanan.
2. Untuk
dapat belajar dengan baik, siswa membutuhkan suasana yang merangsang
3. Dalam
proses belajar mengajar, siswa sering membuthkan bimbingan dan bantuan guru
4. Dalam
Proses Belajar mengajar, siswa membuthkan kesempatan untuk berkomunikasi, baik
dengan guru, teman, maupun dengan lingkungannya
5. Kebutuhan
siswa akan poin 1,2,3 dan 4 berbeda dalam ragam dan kadarnya.
b. Prinsip
prinsip mengajar
1.
Mengajar harus berdasarkan pengalaman
yang sudah dimiliki siswa
2.
Pengetahuan dan keterampilan yang
diajarkan harus bersifat praktis
3.
Mengajar harus memperhatikan perbedaan
individual setiap siswa
4.
Kesiapan dalam belajar sangat penting
dijadikan landasan dalam mengajar
5.
Tujuan pengajaran harus diketahui siswa
6.
Mengajar harus mengikuti rpinsip
psikologis tentang belajar.
C.
Keterampilan
keterampilan belajar
Jenis-jenis keterampilan mengajar terbatas,
mempunyai rentangan dari yang sederhana sampai yang kompleks, dari yang
mengimplementasikan guru sebagai pusat keaktifan sampai kepada penciptaan
situasi yang memberi kesempatan kepada siswa untuk melakukan kegiatan secara
optimal. Jenis–jenis keterampilan mengajar tersebut meliputi:
1. Keterampilan Bertanya (Dasar dan Lanjutan)
2. Keterampilan Memberi Penguatan
3. Keterampilan Mengadakan Variasi
4. Keterampilan Menjelaskan
5. Keterampilan Membuka dan Menutup Pelajaran
6. Keterampilan Memimpin Diskusi Kelompok Kecil
7. Mengajar Kelompok Kecil dan Perorangan
8. Keterampilan Mengelola Kelas, Yang
dimaksud dengan keterampilan mengelola kelas adalah keterampilan guru untuk
menciptakan dan memelihara kondisi belajar yang optimal, dan keterampilan untuk
mengembalikan kondisi belajar yang optimal.
D. Tujuan keterampilan belajar
1.
bagi siswa mempunyai tujuan untuk:
a.
Mendorong siswa mengembangkan tanggung
jawab individu terhadap tingkah lakunya, serta sadar untuk mengendalikan
dirinya.
b.
Membantu siswa agar mengerti akan arah
tingkah laku yang sesuai dengan tata tertib kelas, dan melihat atau merasakan
teguran guru sebagai suatu peringatan dan bukan kemarahan.
c.
Menimbulkan rasa berkewajiban melibatkan
diri dalam tugas serta bertingkah laku yang wajar sesuai dengan
aktivitas-aktivitas kelas.
2. Bagi
guru mempunyai tujuan untuk:
a.
Mengembangkan pengertian dan keterampilan dalam
memelihara kelancaran penyajian dan langkah-langkah proses belajar mengajar
secara efektif.
b.
Memiliki kesadaran terhadap kebutuhan siswa dan
mengembangkan kompetensinya dalam memberikan pengarahan yang jelas kepada
siswa.
c. Memberi
respon secara efektif terhadap tingkah laku siswa yang menimbulkan
gangguan-gangguan kecil atau ringan serta memahami dan menguasai seperangkat
kemungkinan strategi dan yang dapat digunakan dalam hubungan dengan masalah
tingkah laku siswa yang berlebihan atau terus menerus melawan di kelas.
DAFTAR
PUSTAKA
Bank
& Ambrose. 1990. Teaching Strategies
for the Social Studies. New York: Longman
Clark,
H.L. (1973). Teaching Social Studies In
Secondary School. London: Colin McMilan Pub
apasaja peran guru selain mengajar?
BalasHapusWah... Bagus sekali materinya sangat bermanfaat bagi kita para pembaca
BalasHapusApa yang menjadi peran penting dalam mengajar?
BalasHapusMenurut anda, apa peran utama anda sebagai guru dalam proses belajar anak
BalasHapusBagaiman cara saudara melaksanakan proses pembelajran dengan baik agar anak tersebut tidak bosan terhadap materi yang saudara sampaikan
BalasHapusTerima kasih sudah mau berbagi, artikel ini sangat bermanfaat bagi saya
BalasHapus👍
BalasHapusMaterinya sangat membantu
BalasHapusTerimakasih sudah mau berbagi
BalasHapusBagus sekali materi pelajaran nya
BalasHapus